Masa
remaja merupakan salah satu tahapan kehidupan seseorang ketika pertumbuhan
berat badan dan tinggi badan mengalami puncaknya.
Masa
remaja ini ditandai dengan pertumbuhanyang cepat (growth spurt).
Perubahan yang terjadi
pada diri remaja :
1.
Perubahan biologis
2.
Perubahan genetic.
3.
Perubahan psikososial
Empat fokus utama
perubahan fisik :
1.
Peningkatan kecepatan pertumbuhan skelet, otot, dan
visera.
2.
Perubahan spesifik-seks, seperti perubahan bahu dan
lebar panggul.
3.
Perubahan distribusi otot dan lemak.
4.
Perkembangan sistem reproduksi dan karateristik seks
skunder.
Laju pertumbuhan pada
perempuan umumnya mulai antara usia 8 sampai 14 tahun. Tinggi badan 5 sampai 20
cm dan berat badan meningkat 7 sampai 27,5 kg. Pertumbuhan pada anak laki-laki
mulai antara usia 10 sampai 16 tahun. Tinggi badan meningkat kira-kira 10
sampai 30 cm, dan berat badan meningkat 7 sampai 32,5 kg.
Anak perempuan mencapai
tinggi penuh pada usia 16 sampai 17 tahun, sementara anak laki-laki terus
tumbuh lebih tinggi sampai usia 18 sampai 20 tahun Diharapkan terjadi
penambahan tinggi badan dalam setahun sekitar 9,5 cm pada anak laki dan 8,3 cm
pada anak perempuan. calon ibu TB < 145cm, resiko tinggi mengalami kesulitan
pada waktu melahirkan. Calon ibu dengan BB< 45kg, resiko tinggi untuk
melahirkan BBLR.
Umumnya wanita lebih
mudah menderita anemia dibanding pria. Karena wanita mengalami haid dan banyak
mengeluarkan darah waktu melahirkan dan zat besi dibutuhkan untuk memproduksi
darah (Hb). Tanda-tanda anemia sering disebut 5L yaitu lemah,letih,lesu,lelah
dan lalai.
Kebutuhan
gizi remaja (Nutritionist & Dietitian SlimGourmet) meliputi hal-hal sebagai
berikut:
·
Energi
Kebutuhan energy wanita :
10-12 tahun sekitar 50-60 kal per kg berat badan perhari
13-18 tahun sebesar 40-50 kal per kg berat badan perhari
·
Karbohidrat
Kebutuhan karbohidrat = 281.9 gr
·
Protein
Kebutuhan protein:
10-12
tahun = 50 gram/hari
13-15
tahun = 57 gram/hari
16-18
tahun = 55 gram/hari
·
Lemak
kebutuhan lemak sekitar 25% dari total kalori yang diberikan
dengan proporsi lemak jenuh : PUFA : MUFA = < 7% : 10% : 10%
·
Mineral
Jangan lupa selalu penuhi kebutuhan cairan dengan minum air
putih minimal 6-8 gelas/hari
·
Vitamin
·
Asam Lemak Omega 3, 6, 9
·
Kalsium
·
Zat Besi / Fe
·
Seng (Zinc)
·
Lain-lain
·
Gunakan
garam yang beryodium
·
Biasakan
sarapan pagi.
·
Hindari
minum minuman beralkohol.
Faktor yang
Mempengaruhi Gizi Remaja :
·
Status Individu
·
Status Ekonomi
·
Anatomi tubuh manusia
·
Pekerjaan
·
Pendidikan
·
Lingkungan
Gangguan Pola Makan
Remaja :
·
Anoreksi Nervosa (AN)
·
Bulimia Nervosa (BN)
·
Gangguan makan tidak tergolongkan
Gejala klinik AN
(Anoreksi nervosa) sering ditemukan berupa :
·
Sangat ingin menjadi kurus, selalu merasa gemuk
meskipun berat badanya di bawah ukuran.
·
Merasa segan terhadap makanan, hilangnya nafsu
makan, hampir tidak makan sama sekali, pura-pura makan tetapi makanannya
disembunyikan/ di buang sebelum dimakan.
·
Kelelahan, lemah.
·
Serangan bulimia ( makan dengan rakus tetapi
segera dimuntahlan kembali atau dikeluarkan dengan obat pencahar)
·
Gangguan tidur.
·
Amenore akibat immaturitas pola sekresi luteinizing
hormone.
Masalah yang sering di
hadapi anak remaja:
·
Sering jajan di rumah ( makanan rendah gizi )
·
Terburu – buru tidak sarapan sehingga
menyebabkan hipoglekemi dan menyebabkan konsentrasi
rendah.
·
Aktifitas banyak sehingga menyebabkan makan
tidak teratur.
·
Perhatian terhadap bentuk badan membuat remaja
diit dengan cara sendiri
MASALAH GIZI PADA ANAK
REMAJA ADALAH:
·
gizi lebih
·
gizi kurang
·
anemi defisiensi fe
Faktor yang
mempengaruhi kebutuhan nutrisi :
·
Pertumbuhan
·
Umur
·
Jenis kegiatan dan ukuran tubuh
·
Keadaan atau fisiologis tubuh
·
Lingkungan sosial ekonomi
·
Kebiasaan keluarga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar