Kartu Menuju Sehat
(KMS) merupakan salah satu parameter penting untuk menilai tumbuh kembang
balita.
contoh KMS untuk balita
laki-laki. KMS balita laki-laki memiliki corak tabel dan grafik berwarna biru,
sedangkan untuk balita perempuan berwarna pink.
Di bagian atas terdapat
identitas yang berisi nama anak dan nama posyandu tempat kontrol. Di bagian
berikutnya terdapat grafik umur terhadap berat badan. Di bagian dalam KMS
terdapat grafik untuk anak berumur 0-24 bulan, dan di bagian luarnya terdapat
grafik untuk umur 24-60 bulan. Di sisi kanan dan kiri grafik terdapat pula
berbagai ilustrasi tentang proses tumbuh kembang anak yang normal.
Grafik pertumbuhan yang
optimal adalah apabila dari pencatatan setiap bulan diperoleh berat badan yang
terus meningkat dan tetap berada dalam zona hijau. Zona kuning menandakan orang
tua harus waspada dengan pertumbuhan balitanya. Zona kuning yang di bawah
menunjukkan berat badan anak kurang dari berat badan rata-rata anak seusianya.
Sedangkan zona kuning yang di atas menunjukkan berat badan anak lebih dari
berat badan rata-rata anak seusianya. Berat anak yang terlalu rendah sampai
memotong garis merah (BGM = bawah garis merah) harus dikonsultasikan ke petugas
kesehatan. Demikian pula dengan anak yang berat badannya tidak naik dalam kurun
waktu 2 bulan. Berat badan yang melampaui zona kuning atas juga tidak baik
karena hal ini dapat menunjukkan balita mengalami obesitas atau mengindikasikan
gangguan kecepatan pertumbuhan.
Lalu adakah faktor lain
yang dapat dijadikan patokan dalam memantau pertumbuhan balita. Berikut
beberapa patokannya:
1.
Berat badan normal bayi di usia 6 bulan
adalah 2 kali berat badan lahir. Berat badan normal di usia 1 tahun kira-kira 3
kali berat badan lahir.
2.
Berat badan normal anak di usia 1-6
tahun adalah 2 kali umurnya ditambah 8 kg.
3.
Berat badan anak yang menetap (tidak
naik dan tidak turun) selama 6 bulan dapat berpengaruh pada tinggi badannya.
4.
Panjang bayi pada umur 1 tahun kira-kira
1.5 kali panjang badannya waktu lahir. Pada umur 4 tahun, tinggi badannya
adalah 2 kali panjang badan waktu lahir.
5.
Lingkar kepala rata-rata untuk bayi baru
lahir adalah 35 cm, untuk bayi 6 bulan 43.5 cm, dan untuk anak 1 tahun 47 cm.
Pengukuran untuk bayi
prematur harus didasarkan pada umur seharusnya (umur kalender bayi ditambah
selisih usia kehamilan ibu saat melahirkan sampai cukup bulan). Bayi prematur
dapat mencapai berat badan usia 1 tahun relatif sama dengan bayi yang cukup
bulan (yaitu kira-kira 8-9 kg) jika antisipasi tumbuh kembang dilakukan dengan
baik.
Manfaat KMS-Balita
adalah :
1.
Sebagai media untuk mencatat dan
memantau riwayat kesehatan balita
2.
Sebagai media edukasi bagi orang tua
balita tentang kesehatan anak
3.
Sebagai sarana komunikasi yang
dapat digunakan oleh petugas
Batasan Usia
Tergantung KMS yang
digunakan, antara lain :
1.
0 - 24 tahun
2.
0 - 3 tahun.
3.
0 - 5 tahun
Cara Membaca:
1.
Tentukan berat badan anak di KMS
(sebelah kiri)
2.
Tentukan tinggi badan anak di KMS
(sebelah bawah)
3.
Tarik garis lurus sampai menemukan titik
temu.
Kriteria Gizi:
1.
Berat badan naik apabila garis
pertumbuhannya naik mengikuti salah satu pita warna atau garis pertumbuhannya
naik dan pindah ke pita warna di atasnya.
2.
Berat badan tidak naik apabila garis
pertumbuhannya turun, mendatar, atau naik tetapi berpindah ke pita warna
dibawahnya
3.
Gizi baik, apabila titik temu berada di
pita berwarna hijau
4.
Gizi kurang, apabila titik temu berada
di bawah pita berwarna merah.
5.
Gizi lebih, apabila titik temu berada di
atas pita berwarna hijau
Fungsi
KMS:
1.
Alat utnuk memantau pertumbuhan.
2.
Sebagai catatan pelayanan kesehatan
anak.
3.
Sebagai alat edukasi.
Kegunaan
KMS:
1.
Bagi Orang Tua Balita
Jika
orang tua rutin setiap bulan melakukan penimbangan di Posyandu atau di sarana
kesehatan lainnya, maka mereka dapat mengetahui status pertumbuhan anaknya dan
dapat melakukan antisipasi pencegahan jika kurva pertumbuhan sudah mulai
menunjukkan penurunan.
2.
Bagi Kader Posyandu
KMS
digunakan oleh kader sebagai media untuk penyuluhan kepada ibu-ibu balita,
serta indikator untuk merujuk si anak jika kurva pertumbuhan berada di bawah
garis merah (BGM) untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut.
3.
Bagi Petugas Kesehatan
KMS
menjadi media yang efektif dan cepat bagi petugas kesehatan untuk mengetahui
pelayanan kesehatan apa saja yang sudah di dapatkan oleh si anak, khususnya
pemberian imunisasi adan kapsul Vitamin A.